Teh Lupa Puasa
Masa tua memang
identik dengan kelalaian. Tidak heran jika banyak orang yang sudah sepuh sering melakukan hal-hal yang
keliru karena lupa. Kitapun maklum dengan semua itu. Namun kejadian yang
dialami oleh Mbah John Koplo, salah satu Pak Bon di SMK Swasta Sukoharjo ini
benar-benar ngguyokke.
Kejadian ini
berawal dari liburan kenaikan kelas selama tiga minggu. Untuk minggu pertama
dan kedua, para guru ikut libur. Namun pada minggu ketiga, para guru diwajibkan
masuk karena ada rapat persiapan ajaran baru.
Pada beberapa
hari yang lalu, Jam delapan pagi para guru sudah duduk rapi di salah satu
ruangan kelas, dan acarapun segera dimulai. Beberapa saat kemudian akhirnya
tiba saatnya giliran Pak Gembus, sebutan untuk Kepala sekolah disitu memberikan
arahan kepada para guru dan karyawan yang hadir.
“Para Bapak
serta Ibu guru sekalian yang saya hormati, seperti yang kita ketahui minggu
depan anak-anak sudah mulai masuk sekolah bla..bla.. bla... . ”
Para guru dengan
khidmad mendengarkan ceramah yang disampaikan Bapak kepala sekolah. Namun
kondisi yang tenang dan damai itu menjadi terkoyak saat Mbah John Koplo dengan
PD-nya membawa tepak yang diatasnya berjejer gelas berisi teh anget melaju di
depan forum rapat.
Awalnya para
guru hanya saling berpandangan dan mlongo
saja, namun dengan segera terdengar swara cekikikan.
“Mbah Koplo, nyuwun pangapunten. Menika Bapak
Ibu guru sami siyam sedaya.” Celethuk Bu Cempluk yang mengagetkan Mbak
Koplo.
“Ealahh.. Iya ya, Bu. Iki sasi pasa, nganti
lali aku.” Jawab Mbah Koplo.
Para guru yang
hadirpun tertawa ger-geran melihat kejadian ini.
Bisri Nuryadi
Bolon Rt 004/Rw 002. Kec. Colomadu
Kab. Karanganyar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar