Kamis, 12 Maret 2015

Cerita tentang Penguras Jimpitan


Pengajuan cerita “Ah Tenane” Solopos

Penguras Jimpitan
Walaupun dikalangan RT-nya terkenal dengan julukan “Galake kaya pitik angrem”, tetapi Lady cempluk yang tinggal disalah satu desa, kecamatan Kartasura, Sukoharjo ini tergolong warga  yang taat aturan.    
Terbukti saat beberapa bulan ini di desanya diadakan kegiatan pasang jimpitan berupa uang seratus rupiah setiap harinya, lady cempluk selalu menyemplungi cepuk kecil yang sengaja dicenthelkan didepan rumahnya. Bahkan beberapa hari ini, Cempluk selalu mengisi lebih dari seratus rupiyah dengan harapan besuknya tidak harus mengisinya lagi.
Namun harapan tinggalah harapan, karena uang jimpitanya selalu bersih tanpa sisa. 
Kecurigaan terjadi saat Gendhuk Nikole mendapat jadwal mengambili jimpitan.
Sesaat Setelah Gendhuk menghampiri rumah Cempluk, bergegaslah Gendhuk nikole menuju rumah sebelahnya. 
Cempluk yang dari tadi sudah tidak sabar lagi ingin tau siapa penguras jimpitannya, kini langsung meninjau cepuknya. Al-hasil uang recehnya habis nggalisit. woo lha.., bocah iki jebule” Cempluk langsung melesat ngoyak Genduk sambil mensinsingkan lengan bajunya.
 “Nduk, kamu itu gimana? jimpitankan Cuma 100 rupiyah, masak receh sak cepuk diambil semua.” Bentak cempluk yang  membuat para tetangga lainnya keluar dari rumah.
“Ma..maaf bu, tadi cupuknya kosong”. Swara  Genduk ndredeg karena takut.
Tiba-tiba suara datang dari John koplo anak kelas 2 SD yang dari tadi juga ikut menyaksikan.
“Mbokdhe Cempluk, Tadi  uange diambil Tom gembus untuk jajan.”
Sontak wajah cempluk berubah menjadi merah karena kaget. Tadinya tidak percaya. Tapi usut punya usut terbukti juga bahwa anaknya sendiri, Tom gembus yang mengambilnya.
Tanpa meminta maaf, Cemplukpun pergi begitu saja meningalkan kerumunan dengan segala kekisinannya. Orang–orang yang menyaksikan kejadian itupun tertawa nyekikik agak diampet, takut kedengaran Cempluk.



Bisri Nuryadi (085647 2099 38)
Bolon rt4/2 kec. Colomadu, Karanganyar.










Tidak ada komentar:

Posting Komentar