Kamis, 12 Maret 2015

Kelangan Flesdisk

Kelangan Flesdisk
Berbagai kisah tentang hujan abu gunung kelud memang selalu menarik untuk disemak. Seperti kisah lain John Koplo berikut ini.
Beberapa pekan yang lalu, setelah hujan abu berakhir, seperti biasanya Jon Koplo, salah satu guru di SMA swasta Boyolali ini berangkat ke sekolahnya. Setelah sampai, seperti biasa Koplo mengajar sesuai Jadwal. Karena mengajarnya mengunakan LCD, iapun segera mengambil laktop dan mengecupkan kabel proyektor.
Tidak lama setelah itu, Koplo mengambil flesdisk dalam tasnya. Namun alangkah kagetnya Koplo ketika flesdisnya tidak ditemukan.
Wadhuh, kok ora enek cah.” Batin Koplo menggema.
Karena flesdisk tidak ditemukan, maka Koplopun tetap melanjutkan kegiatan belajar mengajarnya. Maklum, Guru ora kurang lakon.
Setelah selesai mengajar, Koplo kembali ke kantor. Ia mencoba mengingat-ingat. Seingatnya, semingu yang lalu Gembus, salah satu teman sekantor yang meminjam flesdisk. Untuk itu ia langsung menemui Gembus.
“Pak Gembus, flesku masih jenengan bawa ya?” Tanya koplo.
“lho, perasaan sudah aku kembalikan, Pak.” Jawab Gembus mengelak.
Lha kok ditasku tidak ada ya, Pak.” Koplo masih tidak percaya.
Akhirnya mereka berdua saling mengecek tas dan meja kerja masing-masing. Namun tidak  diketemukan.
Setelah pulang dari sekolah, Koplo tersadarkan oleh tas yang ternoda oleh abu vulkanik. Ia baru teringat bahwa tas yang dibawa hari itu bukanlah tas yang dibawa dikesehariannya. Benar saja, setelah mengecek, ditemukan flesdisk didalamnya. Iapun cengar-cengir sendiri dan mbatin, “Oalah, wis tuwa tenan sajakke aku iki. Mulai lalenan.”

Bisri Nuryadi
Bolon, RT 004/002 Colomadu, Karanganyar



Tidak ada komentar:

Posting Komentar