Hape Tikus
Tindakan yang
didasari dengan rasa Kesusu terkadang
membuat seseorang melakukan hal-hal yang jauh dari harapan. Seperti John Koplo, salah satu warga
Gemolong, Sragen, yang baru saja melangsungkan pernikahannya dengan Lady Cempluk
1 bulan yang lalu ini.
Dengan rumah
tanggannya yang baru, Koplo dan Cempluk memilih tinggal di rumah kontrakkan sederhana.
Seperti biasa, pada malam hari sebelum mereka bobok, Cempluk selalu memastikan tempat tidurnya bersih. Oleh
karena itu, ia segera ngebut-ngebutke
slimut. Saat itu juga ada sesosok tikus yang masuk ke dalam kamarnya. Sontak
Cempluk kaget bukan main.
“Astagfirullah.
Mas, ada tikus.” Teriak Cempluk sembari berlari menjauh dari kamar.
Mendengar itu
Koplo segera mengambil gebuk kayu dan
masuk ke dalam kamar.
“Mau, tikuse neng endi dhek?” tanya
Koplo.
“Mau mlayu neng Pojok etan, Mas.” Jawab
Cempluk.
Tanpa banyak
orasi, Koplo langsung mengarahkan gebuknya
ke pojok kamar. Dan benar, seekor tikus clurut
dengan cepat merambat keatas dan ndelik
dibawah slimut. Dengan tergesa-gesa Koplo memukul-mukul slimut yang kelihatan
menonjol. Beberapa menit berlalu Koplo keluar dari kamar dengan membawa seekor
tikus yang sudah mati karena gebukannya.
“Kenek, mas.” Ucap Cempluk dengan
perasaan lega.
“Iya, Dhek. Tak guwange sisan.” Balas
Koplo.
Tidak lama
kemudian saat Koplo masuk rumah, ia kembali mendengar istri tercintanya njerit.
“Maaaas... HP Toot screen ku kok ya mbok
gebuukk.. Remuk, Mas.” Suara Cempluk yang segera membuat muka Koplo menjadi
abang mbranang saknalika. Ealaaahhh... Salahe nganten anyar kok malah
ngurusi tikus...
Bisri Nuryadi
Bolon Rt 004/Rw 002. Kec. Colomadu
Kab. karanganyar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar