Kamis, 12 Maret 2015

TAKUT ULER HONGKONG

TAKUT ULER HONGKONG
Usum ternak burung seperti sekarang dimanfaatkan dengan baik oleh banyak orang, termasuk John Koplo, pemuda Karanganyar ini.
Tidak heran jika berbagai pakan burung pun tersedia dirumahnya, mulai dari jewawut, millet, kotek, kroto bahkan uler hongkong-pun juga ada.   
Kejadian tragispun terjadi, saat kekasih baru Koplo berkunjung ke rumahnya.
 “Dhek, lihat burung yuk”. Ajak Koplo.
“Iya, Mas. Dari tadi suara burungnya ngoceh terus, jadi Penasaran aku.” Jawab Cempluk,  nama kekasihnya itu sambil bergegas menuju samping rumah.
“Wah, Mas. Burungnya banyak banget. “ Tukas Cempluk terkagum-kagum.
Koplopun mengambil pakan burung yang diikuti suara burung parkit dan love bird yang kemruyuk.
Kejadian histeris pun terjadi saat Koplo makani burung prenjak.
“Sekarang kita makani burung prenjak, Dhek.” Ajak Koplo sambil membawa uler Hongkong sak cepuk. Tapi betapa kagetnya Cempluk saat melihat uler Hongkong yang kruget-kruget itu.
“Aaaa.. ulaaatt...” Teriak Cempluk sambil lari keluar.
“Ga apa-apa, Dhek. Ini ga nyakot.” Koplo Menjelaskan.
Namun, Cempluk masih saja girap-girap terbayang uler hongkong tadi. Ia pun minta segera diantar pulang.
Sejak saat itu hubungan mereka menjadi renggang, karena Cempluk selalu terbayang uler Hongkong jika melihat wajah kekasihnya, Koplo. Ealahhh.. 
 
Oleh : Bisri Nuryadi
Bolon. Rt. 004/Rw.002. Colomadu, Karanganyar.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar