TAKUT
ULER HONGKONG
Usum
ternak burung seperti sekarang dimanfaatkan
dengan baik oleh banyak orang,
termasuk John Koplo,
pemuda Karanganyar ini.
Tidak heran jika berbagai pakan burung pun tersedia dirumahnya, mulai dari jewawut, millet,
kotek, kroto bahkan uler hongkong-pun
juga ada.
Kejadian tragispun terjadi, saat kekasih baru Koplo
berkunjung ke rumahnya.
“Dhek, lihat burung yuk”. Ajak
Koplo.
“Iya, Mas. Dari tadi suara burungnya ngoceh terus, jadi Penasaran aku.” Jawab
Cempluk, nama kekasihnya
itu sambil bergegas menuju samping rumah.
“Wah, Mas. Burungnya
banyak banget. “ Tukas
Cempluk terkagum-kagum.
Koplopun mengambil pakan burung yang diikuti suara burung
parkit dan love bird yang kemruyuk.
Kejadian histeris pun terjadi saat Koplo makani burung prenjak.
“Sekarang kita makani
burung prenjak, Dhek.” Ajak Koplo sambil membawa uler Hongkong sak cepuk. Tapi betapa kagetnya
Cempluk saat melihat uler Hongkong
yang kruget-kruget itu.
“Aaaa.. ulaaatt...”
Teriak Cempluk sambil lari keluar.
“Ga apa-apa, Dhek. Ini ga nyakot.” Koplo Menjelaskan.
Namun, Cempluk masih saja girap-girap terbayang uler
hongkong tadi. Ia pun minta segera diantar pulang.
Sejak saat itu hubungan mereka menjadi renggang,
karena Cempluk selalu terbayang uler
Hongkong jika melihat wajah kekasihnya, Koplo. Ealahhh..
Oleh : Bisri Nuryadi
Bolon. Rt. 004/Rw.002. Colomadu, Karanganyar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar