Salah Masuk TPS
John Koplo adalah salah satu
pemuda di kecamatan Colomadu, Karanganyar, yang tidak nggagasan dengan partai politik.
Makanya waktu menerima undangan untuk menyoblos ia hanya meletakkan
undangan begitu saja tanpa membaca isinya terlebih dahulu. Dengan sikap acuh
tak acuh ini, Kejadian yang memalukanpun menerpa dirinya saat datang ke
TPS(Tempat Pemungutan Suara).
Kurang lebih pukul 12 siang ia
berniat berangkat ke TPS. Setelah sampai di TPS, ternyata hanya ada beberapa
pemilih yang sedang melakukan proses pencoblosan dan PPS (Panitia Pemungutan
Suara).
“Wah, sepi ki. Gek ndang nyoblos gek ndang uwis.” Batin Koplo.
“Mangga, Mas Koplo katuran pinarak. Lajeng mawon.” Ucap salah satu panitia, Lady Cempluk.
“Nggih, Bu.” Jawab Gembus.
Namun beberapa saat ketika
Koplo menyerahkan undangan, Cempluk mesem dan tertawa kecil setelah mengecek
undangan itu.
“Mas Koplo, nyuwun ngapunten. Sampeyan menika TPS 3, sanes TPS mriki.
Menawi mriki TPS 2, Mas.” Cempluk
menjelaskan.
Mendengar suara Cempluk itu, Koplo
kaget.
“Napa nggih ta, Bu?” Tanya Koplo sambil melihat undangan.
Dan ternyata benar apa yang dikatakan
Gembus, Koplo salah TPS. Seketika itu PPS dan beberapa orang yang di situ langsung tertawa nyekikik.
“Gek ndang Mas Koplo, selak tutup lho he..he..” Ucap Tom Gembus yang
juga PPS, semu mengejek.
Cemplukpun menjelaskan bahwa
beberapa warga di RTnya Koplo dialihkan ke TPS 3 untuk pemerataan pemilih
termasuk Koplo. John Koplo hanya bisa menahan malu dengan muka abang mbranang dan langsung ngacir pergi, entah kemana.
Bisri
Nuryadi
Bolon Rt 004/Rw
002. Kec. Colomadu
Kab. Karanganyar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar