Dikerjain Idling Motor
Motor keluaran terbaru terkadang
memiliki ciri khas sendiri. Dan penggunanya bisa terkecoh dengan ciri khas
tersebut. Begitu juga dengan Lady Cempuk, seorang ibu rumah tangga yang
berdomisili di daerah Kartasura, Sukoharjo ini. Belum lama, Cempluk mereyen motor matik baru milik anak
tercintanya, John Koplo.
Beberapa hari yang lalu Lady
Cempluk ngacir menuju pasar Kartasura yang berjarak hanya beberapa ratus meter
dari rumahnya tanpa diantar oleh Koplo.
Sesampai di pasar, ia langsung
membeli beberapa belanjaan yang tidak membutuhkan waktu lama dan segera pulang.
Beberapa meter meninggalkan pasar, Cempluk bertemu Nikole, tetangganya, yang
hanya berjalan kaki.
“Ayo, Yu bareng aku wae.” Pinta Cempluk.
Cemplukpun berhenti dipinggir jalan
dan menunggu Nikole ngunggahke bokong
ke atas jok motor. Namun Cempluk merasa kaget karena mesin motor berhenti. Ia-pun
beberapa kali mencoba menstater namun motor tetap tidak menyala.
“ Kok
malah mati ya, Yu.” Cempluk kebingungan.
“Apa
peh motor anyar dinggo goncengan ora isoh, Dhik.” Nicole menambahkan dan
langung turun dari jok motor.
“Jane ora ki, gek wingi wae Koplo nggoncengke simbahe ya isoh og.”
Cempluk menimpali.
Beberapa saat motor diuthek-uthek dan minta tolong kepada
orang-orang yang kebetulan melintas disitu namun nihil. Akhirnya 2 orang ibu
itu memutuskan untuk menuntun motor sampai ke rumah.
“Lho, Bu. Kok dituntun enten napa?” Tanya Koplo kaget.
“motore iki piye ta, Le jane. Bar mandheg langsung ora bisa di starter
malah mati.” Jawab Cempuk.
Koplopun langsung tanggap ing sasmita, ia tertawa sendiri
dan akhirnya memaklumi ibunya.
“Bu, niki pake idling.” Sambil menunjuk pencetan yang berada di atas
setang bagian kanan.
“ Menawi idlinge aktif, yen wektu motor mandheg mesin otomatis mati. Yen
pengin mlaku maneh tinggal ngegas mawon.” Terang Koplo.
Bisri Nuryadi
Bolon Rt 004/002
Kec. Colomadu
Kab. Karanganyar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar