Salah Masuk Bioskop
Sebagai salah
satu santri yang setia kepada guru ngajinya, John Koplo yang tinggal di
Karanganyar ini tidak berpikir panjang untuk memutuskan ikut bergabung menonton
film di bioskop. Pasalnya, pekan lalu, film yang bertajuk sejarah salah satu
Kyai akbar di negeri ini diputar.
Dengan bebarengan teman-teman remaja masjid
lainnya, Koplo ngacir menuju salah satu Mall yang megah di Solo. Namanya juga wong ndesa, seumur-umur baru kali ini
Koplo mencicipi nikmatnya duduk di depan layar lebar yang full AC. Namun,
karena kenikmatan itulah Koplo jadi kebelet pipis.
“Mbus, aku pengin pipis. Kolahe ngendi ya?”
tanya Koplo kepada salah satu temannya, Tom Gembus.
“Kae lho, lawang tulisane “exit” sing murup
abang. ” Jawab Gembus.
Koplopun
langsung keluar bioskop dengan memancarkan cahaya HP karena keadaan setengah
gelap dan langsung mencari keberadaan toilet. Beberapa menit berlalu, setelah
lega mengeluarkan zat cairnya, Koplo kembali ke bioskop melalui pintu exit yang tadi.
Tapi alangkah
kagetnya Koplo ketika masuk bioskop. “Horok,
penontone kok dadi mbludak, padahal tadi cuma separuhnya saja.” Grememeng
Koplo sambil meninggalkan ruang bioskop dan segera sms Gembus. “Mbus, kursine kok kebak. Kowe metua sek
wae.”
Tidak lama
kemudian keluarlah Gembus, namun lewat pintu yang satunya. Gembus sudah mengira
kalau Koplo pasti salah masuk bioskop karena ada 4 pintu keluar yang berarti 4
ruang bioskop.
“Mau pindah
bioskop ya, Mas?” Goda Gembus dengan wajah ngampet ngguyu.
“Kowe ki, kanca salah malah diguyu.” Jawab
Koplo dengan wajah kisinan.
Akhirnya Koplo
kembali ke bioskop bersama Gembus. Ternyata, Koplo tadi salah masuk ruang
bioskop yang memutar film penyanyi-penyanyi junior yang selalu menyerap banyak
penonton.
Bisri Nuryadi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar