Kamis, 12 Maret 2015

Konangan njaplak

Konangan japlak
Di Karanganyar, ada salah satu SMK Swasta favorit yang menerapkan kurikulum baru khusus untuk kelas X. Beberapa waktu yang lalu, waktu mid semester ada pelajaran sejarah Indonesia, dimana soal-soal tidak lagi menggunakan pilihan ganda. Semua uraian. Kejadian mengharukanpun terjadi disini. Beberapa pekan yang lalu SMK ini mengadakan mid semester. Semua anak mengerjakan dengan sungguh-sungguh. Namun salah satu siswa itu bernama John Koplo. entah gawan bayi atau apa, walaupun a sudah sinau nglembur dan mruput.
Saat waktu berjalan lbih dari setngah jam, pekerjaan Koplo hampir selesai. Karena ia menggunakan jurus adalannya yaitu menyimpan kepekan yang sudah dipersiapkan dari rumah yang ia letakkan di bawah soal dan jawaban.
Waktu terus berlalu, dan pekerjaan Koplopun selesai. Ia tampak tenang dan senyum-senyum sendiri.
“Alqamdulillah, akhirnya jadi juga.” Gumamnya dalam hati.
Ia tampak leha-leha dengan posisi kaki ongkang-ongkang. Seperempat berlalu akhirnya bel berbunyi satu kali, pertanda waktu kurang 10 menit. Dengan PD Koplo keluar kelas diikuti beberapa teman yang sudah selesai mengerjakan soal.
Saat itu juga pengawas yang bernama Cempluk mengambil kertas jawaban para siswa yang sudah ditinggalkannya. Saat mengambil jawaban Koplo, Cempluk terperanjat kaget karena melihat kepekan Koplo ketinggalan di bawah lembar Jawaban.
Dengan cepat ia memanggil Koplo. “John Koplo, silahkan kembali ke kelas.”
Koplo pun kaget mendengar panggilan Bu Cempluk,”enten napa, Bu,”
“Ini apa plo,” Jawab Cempluk sambil melihatkan kepekan ke Koplo.
Koplopun tak bisa bilang apa-apa lagi selain kata maaf. Dan wajahnya pun abang ireng kisinan. Akhirnya Koplo diberikan lembar jawab baru untuk mengerjakan lagi padahal waktu tinggal sedikit.

“oalah ndelalah murid titipan,” saut salah satu teman Koplo yang bernama Gembus dan diikuti gelak tawa teman-teman lainnya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar