Kesruduk Sapi
Idul adha selalu menjadi momen
yang sangat dirindukan oleh umat muslim se-dunia. Tak terkecuali dengan John
Koplo, salah satu warga Colomadu, Kab. Karanganyar, yang berprofesi sebagai blantik sapi ini. Karena tidak ingin
melewatkan kesempatan emas, Koplopun jauh-jauh hari sudah mempersiapkan sejumlah
uang untuk modal membeli sapi dagangan.
Pasar sapi Boyolali, yang
merupakan pasar sapi terbesar di Jawa
Tengah adalah pilihan Koplo untuk menambah koleksi sapi-sapinya. Kejadian lucu
dan nganyelkepun terjadi beberapa
pekan yang lalu ketika Koplo berkunjung di pasar ini. Ceritanya begini.
Beberapa saat setelah datang,
Koplo langsung memilih sapi dengan seksama. Dan tak lama kemudian ia menemukan
sapi pilihannya.
“Sing iki pira, lik?.” Tanya Koplo kepada pedagang yang sudah akrab
dipanggil Gembus.
“Karo
sampeyan 15 ewu wae, Dhe.” Jawab gembus. 15 ewu yang berarti lima belas
juta.
“Larangmen. Pase wae pira?.” Tanya Koplo lagi.
Merekapun terjadi kegiatan
tawar-menawar.
Karena harga tidak cocok, Koplopun
langsung mencari sapi yang lainnya.
“Yowis, Lik. Tak golek liyane dhisik.” Ucap Koplo sambil
meninggalkan Gembus. Dalam meninggalkan sapi yang dicencang disebelah Gembus itu, Koplo dengan sengaja ngeplak kepala sapi tadi sambil
nyelethuk “ Sapi kaya ngene kok kon nuku
14 ewu.”
Sontak Sapi milik Gembus njondhil dan langsung menyerudhuk punggung
Koplo. sempat orang-orang yang melihatnya langsung berlari untuk menolong
Koplo. Untungnya tali sapi cukup kuat untuk menahan kekuatan sapi tadi.
Walaupun Koplo hanya sedikit merasa mampeg
dan tidak terjadi luka sedikitpun, namun Koplo terlanjur kisinan. Ia bergegas cabut dan memilih menuju pasar sapi yang
lainnya.
Setelah Koplo pergi, Gembus
menceritakan alur kejadian yang sebenarnya. Orang-orang yang berkumpul di situpun
tertawa ger-geran mendengar cerita Gembus.
Bisri Nuryadi
Bolon Rt.004
/ Rw. 002.
Kecamatan
Colomadu, Karanganyar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar