Susu Mbak SPG
Walaupun dompet menipis tak
membuat John Koplo, salah satu mahasiswa di kampus swasta Solo ini untuk
berdiam diri dirumah. Hanya bermodal bensin 1 liter dan uang 30 ribu saja,
Koplo berani berkeliling di salah satu swalayan megah kota Solo. Bukan tanpa
tujuan, tapi memang sudah menjadi agenda Koplo untuk cuci mata melihat-lihat
SPG (Sales Promotion Girl) yang
aduhai.
Seperti beberapa pekan yang lalu,
bakda ashar Koplo berangkat ke swalayan. Setibanya, seperti biasa Koplo masuk
dan langsung melirik kesana kemari tanpa ada satupun pengunjung yang curiga.
Lirikan Koplo terhenti pada cewek SPG dengan membawa tepak yang diatasnya ada
gelas-gelas kecil berisi susu.
Dengan langkah yang biasa Koplo
berjalan melintasi SPG susu tadi.
Benar saja, setelah Koplo sampai
didepan SPG, Koplo langsung disamperinya. “Maaf mas, mengganggu sebentar.” Ucap
SPG itu, sebut saja Lady cempluk.
“Iya, Mbak. Ada yang bisa saya
bantu?” Jawab Koplo.
Dengan cekatan Cempluk menjelaskan
produk yang dibawanya. Dan akhirnya menawari Koplo untuk mencicipi susu
produknya.
Tanpa berfikir panjang Koplo segera
menerima segelas susu dan langsung meminumnya. Tanpa disadari, Nikole salah
satu teman kuliahnya menghampiri.
“Lho, Plo. Kok tekan kene, arep mipik, ta?” Tanya Nikole.
“Ora og, mung pengin mlaku-mlaku wae.” Jawab Koplo.
Tak lama kemudian Cempluk mengambil
alih pembicaraan. “Gimana, Mas. Mau yang kecil atau yang besar?”
Mendengar tawaran itu Koplo
langsung tratapan. Dengan terpaksa ia
harus memilih karena malu ada teman sekampusnya.
“Yang kecil aja deh, Mbak.” Jawab
Koplo sambil merogoh dompetnya.
Dengan terpaksa Koplo membayar
susu tersebut sambil misuh-misuh dhewe
dalam hati. Uang yang tadinya 30 ribu hanya sisa 10 ribu karena yang 20 ribu
untuk membayar susu. Karena uangnya mepet, Koplo langsung alesan ke Nikole
bahwa ia harus segera pulang. Ealaaaahhh....
Bisri Nuryadi
Bolon Rt.004 / Rw. 002.
Kecamatan Colomadu, Karanganyar.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar