Prahara Kelengkeng Bandungan
Hari libur merupakan hari yang tepat
untuk merefres pikiran. Namun kadang kala, bisa juga menjadi momok tersendiri
bagi sebagian orang, Seperti yang dialami oleh bapak-ibu guru muda di salah
satu SMK swasta Boyolali ini. Waktu liburan beberapa pekan yang lalu, mereka
berkunjung ke Bandungan. Setelah mubeng-mubeng di Candi gedong sanga dan makan
mereka memutuskan untuk mampir ke pasar buah sebelum pulang.
“Sekilo
pinten, Bu?” Tanya Koplo kepada pedagang, sebut saja Cempluk.
“25
ribu, Mas.” Jawab Cempluk.
Setelah nyang-nyangan disepakati harga per kilonya 22 ribu. Akhirnya Koplo,
Gembus, Nikole dan teman-teman lainnya segera merogoh kocek mereka
masing-masing. Dan merekapun ngacir melakukan perjalan pulang ke rumah.
Sampai di tengah jalan, ndilalah mereka keslidan dalan. Koplo yang berboncengan dengan Gembus segera
berhenti di pinggir Jalan dan mengebel Nicole. Mereka menunggu teman-temannya
di salah satu bangjo Salatiga.
Sembari menuggu teman-temannya, Koplo
dan Gembus menyempatkan mencicipi kelengkeng.
Satu-demi satu mereka mengupas kulit
dan melahap buahnya, namun yang mereka rasakan hanya kecut. Awalnya mereka
hanya berfikir beberapa saja yang kecut, tapi ternyata semua buah berwarna
pucat yang menandakan buah akan busuk.
“Waduh,
Pak. Kapusan niki.” Gembus Kaget.
“Wah..
Nggih niku, Pak. Padahal tadi saya nyicipi manis semua.” Ucap Koplo.
Tidak lama kemudian, teman-teman yang
lain datang dan mendengar cerita Koplo. Merekapun segera membuka kantong kresek
wadhah kelengkeng. Dan ternyata
benar, kelengkeng mereka kecut semua.
Koplo baru teringat bahwa waktu
mencicipi, ia mengambil kelengkeng yang ada didepan penjual. Namun saat
pedagang menimbang, ia mengambil kelengkeng dari belakangnya yang diwadhahi tumbu.
“Lha, saya kira depan belakang sama
og, pak.” Koplo mencoba menjelaskan.
Teman-temannyapun memakluminya dan
mereka menganggap ini sebagai pelajaran untuk tidak kapusan lagi dilain hari. Ealaahhh...
Bisri
Nuryadi
Bolon
Rt 004/Rw 002. Kec. Colomadu
Kab.
karanganyar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar