Untung ada CCTV
“Semakin bertambah umur,
berkuranglah daya ingat seseorang”. Teori ini juga terpakai oleh John Koplo,
guru honorer berkepala lima yang mengajar di salah satu SMP di Sragen.
Kebetulan beberapa minggu yang lalu disekolahnya mengadakan UTS(Ulangan Tengah
Semester).
“Bapak ibu guru yang saya hormati
... bla.. bla..bla..” Breefing Kepsek
sebelum UTS dimulai.
Menit berganti dan jam-pun
berlalu. Ketika UTS selesai, para guru kembali ke kantor untuk mengembalikan
lembar jawab dan persiapan pulang.
“Tas
kula kok boten wonten nggih, Pak.” Ucap Koplo kebingungan.
“Lha wau jenengan selehke pundi, Pak?” Tanya Gembus.
“Biasane nggih mriki niku.” Jelas Koplo.
Gembuspun membantu Koplo dan tak
lupa mencari bantuan guru lain untuk menemukan tas tersebut. Ketika beberapa
saat tas tidak ditemukan, guru lainnya yaitu Cempluk memberi solusi, “Pak, kan
disekolah kita ada CCTV?”
Mendengar itu beberapa guru
langsung menuju ke ruangan tempat komputer CCTV berada. Salah satu guru yang
mengoperasikan menunjukan rekaman ruang kantor saat Koplo masuk.
“Lho, niki Pak Koplo masuk kantor boten
ngasta tas.” Jelas Nikole penjaga CCTV.
“Coba lihat waktu Pak Koplo
masuk sekolah, Bu.” Ujar Cempluk.
Nikole segera menunjukan rekaman
video CCTV saat Koplo masuk ke sekolah. Dan badalaahh...
ternyata ia tidak membawa tas.
“Astagfirullah.. Jebul tasku dirumah.”Ucapan Koplo mengagetkan
teman-temannya.
Para guru-pun saling pandang dan gedheg-gedheg sendiri, yang akhirnya
pecah menjadi tawa. Ternyata Koplo sengaja tidak membawa tas saat UTS karena
menurut ia hanya membebani saja.
“Ealahh.. Lalen kok diopeni.” Celethuk Gembus.
Bisri Nuryadi
Bolon, Rt
004/002. Kecamatan Colomadu, Karanganyar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar