Kamis, 12 November 2015

HP-ne Ngedrop

HP-ne Ngedrop

Walaupun dibanjiri HP murah nan canggih, namun masih ada saja yang mempertahankan HP jadul dengan batunya yang ngedropan.

Kondisi yang seperti ini bisa membuat kesal orang yang sedang menelpon,  seperti yang dialami Lady Cempluk, gadis Teras, Boyolali yang sudah bertunangan dengan John Koplo ini.
Ceritanya pada hari sabtu siang sehabis kerja, sepasang remaja itu merencanakan pergi ke Nonongan, Solo, untuk keperluan sauvenir pernikahan mereka.

“Gimana, Mah. Ni aku dah siap.” Sms Koplo sembari keluar dari Pabriknya.
Beberapa menit kemudian HP Koplo berdering, dan ia-pun mengangkatnya.
Pah, iki aku wis OTW, Oke Tunggu Wae di toserba Kartasura yang tuut... tuut...tuutt...”Suara Cempluk putus karena HP-Koplo mati.

Asem.. ngedrop maneh cah”. Grundelan Koplo.
Namun dengan segera Koplo menuju toserba Kartasura yang sebenarnya ada dua toserba yang hampir berjejer itu.

“Tak tunggune kene wae.” Batin Koplo sembari menunggu di depan toserba barat bengkel.
Namun lebih dari setengah jam menunggu, sang kekasihpun tak jua bersambut. Tiba-tiba Koplo dikagetkan oleh tetangganya, Nikole.

Lho, Plo. Ngapa neng kene?” Tanya Nikole.
Ngenteni  Cempluk, Mbak”. Jawab Koplo.

Setelah basa-basi, akhirnya Koplo memberanikan diri untuk meminjam HP- Nikole. Dan benar, hanya 5 menit berlalu Cempluk yang tadi menunggu di swalayan timur bengkel datang menemui Koplo. Nikolepun berakhir.

Dengan muka kecut Cemplukpun mengucap, “Kowe iki kebangeten og, mas. HP satus ewu wae oleh anyar, masak HP ngedropan kaya ngono isih di gawa wae.”
Koplo hanya bisa pringas-pringis mendengarkan omelan calon istrinya itu. Oalahh.. melas tenan uripmu, Plo.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar