Rabu, 11 November 2015

Numpang Parkir Gratis

Numpang Parkir Gratis

Pacaran dengan sistem keuangan yang ngirit, terkadang menjadi  pilihan tersendiri bagi banyak pasangan. Salah satunya John Koplo, pemuda Sragen yang berpacaran dengan Cempluk yang berdomisili di Sukoharjo. Karena jaraknya yang lumayan jauh, jika ingin berkencan mereka bertemu di salah satu swalayan besar, Pabelan, untuk memakirkan salah satu motor mereka. Maklum, tempat itu dipilih karena tidak ada biaya parkir alias gratis.

Begitu halnya kejadian beberapa minggu yang lalu saat Cempluk mendapat undangan pernikahan dari temannya di Klaten. Koplo dan Cemplukpun menuju toserba tersebut.
Sesampai ditempat yang dituju, Cempluk memakirkan motornya dan segera berlalu menuju gerbang toserba.

Tidak lama kemudian Koplo menyambutnya.
“Ayo, Dhik.” Ajak Koplo.
“Iya, Mas.” Jawab Cempluk sembari mengangkat bokongnya ke atas motor.

Mereka segera menuju ke tempat yang sudah di rencanakan.
Empat jam kemudian mereka tiba kembali di Toserba tempat penitipan motor Cempluk.

Enteni sek, Mas.” Suruh Cempluk sembari menyerahkan helm.
Cemplukpun segera berjalan ke tempat parkir.
 “Karcis, Mbak.” Sapa Gembus, tukang parkir.
“ Niki, Mas.” Jawab Cempluk sambil menyerahkan karcis.
Wah awan-awan maem sop nggih sueger no, Mbak.” Ucap Gembus dengan mesem ngguyu yang sangat mengagetkan Cempluk.

Mendengar itu Cempluk merasa konangan yang hanya numpang parkir gratis tanpa berbelanja. Dengan muka yang semrawut ia-pun bergegas meninggalkan tempat itu. Slidik punya slidik ternyata Gembus sempat mendengar pembicaraan Koplo dan Cempluk saat ijin keluar melewati gerbang swalayan tadi pagi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar